So, what is the first thing came up in your mind when you heard the word "Relationship"?
The first thing that came up in my mind is a connection, two people, et cetera.
So to be really honest, what is it, what is this thing all about?
.
.
.
.
Geez, who really knows?
No one really can describe it.
.
.
.
.
I've been with this 'someone' these past 2 years, therefore, I'm new at this thing, i know nothing about this crap. But, 2 years is about the 720 days or so, it is more than a hundred, and it's not a small amount of days,
and let me tell you what, each and every day i learned a lot from this 'relationship' thingy.
Yang namanya mencoba untuk menyatukan dua hal yang nggak sama itu akan selalu jadi 'percobaan' namanya, and you'll never now how it will go. Bisa berhasil, dan ada kemungkinan untuk gagal, gagalnya pun kadang ada yang kalem-kalem aja cuma tidak berfungsi tapi ada juga yang meledak kemana-mana, dramatis dan painful which i'm sure you guys you know what i really mean.
Orang bilang ini cuma enak diawal, tidak bisa dipungkiri itu ada benarnya juga. It's not that i'm complaining or something, but it is true.
Bulan-bulan pertama emang semuanya menyenangkan, semuanya baik, kekurangan kecil masing-masing pihak is still acceptable, berantemnya cuma gara-gara hal kecil kayak chat, salah ngomong dan sebagainya, tipe-tipe masalah yang kalau ketemu langsung juga udah ketawa lagi (or is it just me?)
But then you'll realize a lot lot lot lot of things,
relationship isn't all about the flowery, the ticklish feelings and all the stuffs like that the whole time, is all about get to know to someone, mengenal lebih jauh seseorang.
I think, this part is the bittersweet part of the relationship.
At first, most people kind of expecting good things came out from this someone like all the time, and this is where it all started...
A good first impression nggak akan terus bertahan karena ya mana ada yang mau menunjukkan sisi jeleknya ke orang lain yang baru dikenal?
Sifat asli seseorang juga akan muncul dengan seiringnya waktu berjalan, karena selama itu juga kita jalan bareng, being a partner for each other, akan mulai kenal siapa dia sebenarnya, dia akan kenal siapa kita sebenarnya. Bersyukur kalo tetap masih bisa cocok reaksinya, kadang orang disini pun udah nggak tahan dan bilangnya, "kita udah nggak cocok" "kita nggak punya kesamaan" and even worse, "kamu berubah" like dude, the heck is wrong with you?! Dari awal juga mana ada manusia yang langsung cocok sama yang lainnya, mana ada yang sama, it's not that you're dating with your clone or something.
In conclusion, i think relationship is not about
"lagi apa? udah makan?"
"i love you so much"
"i miss you"
"nanti kalo udah gede emang kamu cita-citanya apa"
for me, a relationship is all about (or should be),
"ayo makan bareng dulu, baru kerjain yang lain nanti"
"kita cari jalan yang terbaik biar sama-sama sukses"
"kamu coba sekolah ini aja aku udah browsing katanya bagus"
"hari ini kamu yang pimpin doa"
"kayak gitu nggak baik, jangan begitulah, kamu salah"
"mama/papa/kakak/adek gimana?"
and saying the terms i love you by words, for me isn't really necessary because showing it is more important.
Dan 'relationship' itu memang diperuntukkan untuk 2 pihak, tapi nggak juga sepenuhnya begitu, dalam kedua belah pihak itu teman dan keluarga juga pasti akan terlibat, mengenal lebih jauh itu nggak hanya pasangan kita aja tapi juga keluarga dan teman-temannya, especially keluarganya, kunci disini adalah ketulusan hati menurut gue, hati yang tulus itu gak akan ditolak, gak bisa dibohongi. Jangan berpikir untuk mendekati keluarga dia karena mau kelihatan lebih baik di mata dia. It is so lame.
Dan ada beberapa terms and condition yang harus ditepati atau diperhatikan menurut gue dalam suatu hubungan yaitu adalah;
'Family comes first'
'Me-time is important'
'Saying thank you and please, show some respect to each other is a must'
'Love your ownself first'
'Keep all the problems only between two of us'
About fighting for your partner, i think we have to know the limits. If it hurts you more than anything, leave it, you deserve better. Relationship is not easy, love is demanding sacrifices but if you're the one who is sacrificing and your someone is not, it is wrong. One thing that we should remember really well, relationship is just a phase, it is not like he or she is 'the one' right away, take your time.
In other way, pasangan kita juga mencerminkan kita saat itu, kalau nggak bener ya harus tanya diri sendiri juga apakah kita juga nggak bener selama ini.
Nggak ada yang tahu bagaimana cara menjalankan hubungan dengan benar tapi waktu yang mengajarkan, oh ya and by the way, the best part of relationship besides the love that you got is the chance to growing up together with your partner. You both become wiser, stronger and realistic and open-minded as the time goes by. At least, however it was.
Bukan mau menggurui atau apa, but i think we all should keep it in our mind that relationship isn't always sweet, it is extremely painful, it's not as easy as it seems, it could be stressful in some point and it isn't always a happy ending. But one thing for sure, it is a valuable lessons we can learn, all of them, each and every day is valuable. And the love, if it's real, it is all worth the pain.
Dan ya, ini bukan pasangan mana yang paling romantis, bukan berapa banyak bunga yang udah dikasih (dan terus pas layu dibuang) dan berapa banyak kata-kata manis yang udah diucapkan, bukan soal foto selfie berdua mana yang paling bagus, bukan soal berapa lama hubungannya, tapi ini soal siapa yang paling bijaksana untuk bisa melakukan yang terbaik dari dirinya dengan tujuan membangun pasangannya tanpa mengkhawatirkan apa yang bisa pasangannya lakukan untuk dirinya.
There's more that i still want to talk about but it's currently 1:44 AM and i've promised myself and him to get up at 6 this morning for a morning run.
By the way, happy Christmas Eve dearest folks, tho i'm not really sure someone will read this thing but i'd like to pretend that I'm talking to someone because i like to reread all of the posts in my blog hehehehe